Firefox singkirkan plug-in yang mengganggu

Mozilla, membuat pengumuman akan segera memblokir semua browser plug-in secara default kecuali Adobe Flash Player pada situs web miliknya, Firefox.

"Salah satu eksploitasi yang paling umum menyerang pengguna adalah eksploitasi drive-by dari plug-in yang rentan," kata Michael Coates, Director of Security Assurance Mozilla, dalam sebuah posting blog. Coates menambahkan bahwa "third-party plug-ins yang dirancang secara buruk adalah penyebab No.1 crashes di Firefox dan dapat menurunkan aktifitas pengguna di Web."
 
Langkah ini seharusnya dapat mengurangi jumlah eksploitasi di browser yang bisa mempengaruhi pengguna Firefox. Puluhan eksploitasi telah dibuat terhadap Flash, Adobe Reader dan browser Java plug-in. Pengguna dapat terinfeksi hanya dengan mendarat di sebuah situs web yang corrupted.
 
"Perubahan ini akan membantu meningkatkan kinerja dan stabilitas Firefox, dan memberikan manfaat keamanan yang signifikan, juga dapat memberikan kontrol lebih besar atas plug-in kepada pengguna kami pada saat bersamaan," tulis Coates.
 
Firefox versi terbaru nantinya akan meminta kepada pengguna web untuk menyetujui setiap plug-in yang dibutuhkan, sebuah fitur yang disebut Mozilla sebagai "Click to Play". Pengguna akan dapat menyesuaikan pengaturan mereka untuk membiarkan plug-in tertentu dapat selalu berjalan ketika mengakses situs web tertentu.
 
Sebagai contoh, plug-in Microsoft Silverlight yang digunakan untuk memutar konten Netflix streaming.  Pengguna dapat memastikan bahwa plug-in tersebut selalu aktif untuk membuka situs Netflix.
 
Satu-satunya plug-in akan tetap dimuat Firefox untuk semua situs adalah versi terbaru dari Adobe Flash Player, yang telah digunakan oleh ratusan ribu bahkan jutaan situs, terutama YouTube. Nantinya, versi lama plug-in Flash akan diblokir bersama dengan yang lain, dan ditempatkan pada daftar add-ons dan plug-in yang akan di blokir oleh Mozilla. Coates tidak memberikan jadwal kapan proses tersebut akan dilakukan.
 
Bulan ini, eksploitasi Java browser menjadi sangat serius dan meluas, membuat Firefox harus menonaktifkan plug-in Java seluruhnya.
 
Untuk melihat plug-in apa saja yang telah berjalan pada browser Firefox Anda, dan plug-in apa saja yang perlu diperbarui, Anda dapat mengunjungi situs Mozilla.
 
Plug-in (atau plugin) adalah seperangkat komponen software yang menambahkan kemampuan khusus untuk aplikasi software yang lebih besar. Jika mendukung, plug-in dapat mengubah fungsi aplikasi. Plug-in yang paling umum digunakan dalam browser web adalah untuk memutar video, memindai virus, dan menampilkan jenis file baru. Tiga dari beberapa plug-in yang terkenal adalah Adobe Flash Player, QuickTime, dan Java Applets.
 
(***)
 
Image: techradar.com