Google rumahkan ribuan karyawan Motorola
Pemecatan hubungan kerja (PHK) karyawan perusahaan elektronik nampaknya menjadi tren pada tahun ini. Setelah Research in Motion (RIM), Nokia melakukannya, kini yang terbaru adalah Motorola Mobility.
Produsen telepon Amerika Serikat tersebut baru saja mengumumkan akan melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 20% dari seluruh angkatan kerjanya menyusul pengambilalihan oleh raksasa internet, Google.
Memiliki jumlah karyawan mencapai 20.000 orang, jumlah karyawan yang akan diberhentikan di Motorola Mobility mencapai 4.000 orang. Selain itu, perusahaan juga akan menutup sepertiga dari 90 kantornya di luar Amerika dan dua pertiga pemutusan hubungan kerja akan dilakukan di luar Amerika Serikat. Pengumuman ini disampaikan oleh Google sebagai induk perusahaan Motorola.
"Motorola memegang komitmen membantu karyawan melewati masa transisi sulit dan akan memberikan pesangon dalam jumlah besar, dan juga membantu mereka mencari pekerjaan baru," kata seorang juru bicara Google.
Pemangkasan jumlah karyawan tersebut merupakan langkah perdana dalam rencana Google untuk membangkitkan kembali perusahaan ini. Dijelaskan oleh Google, tujuan dari perampingan ini adalah untuk peralihan bisnis 'dari feature phone ke perangkat yang lebih inovatif dan menguntungkan'.
"Perubahan ini dirancang untuk mengembalikan unit bisnis mobile Motorola kembali ke jalur profitabilitas setelah terus merugi dalam 14 dari 16 kuartal terakhir," papar Google dalam pernyataannya kepada Komisi Sekuritas dan Bursa di AS.
Sebelum diambil alih oleh Google, Motorola berusaha memusatkan perhatian pada telepon-telepon pintar dan langkah tersebut sempat memperlambat kemerosotan Motorola. Namun, perusahaan tetap membukukan kerugian. Pangsa pasar Motorola terus menurun tajam dan kini tertinggal oleh para pesaingnya, termasuk Apple dan Samsung.
Mengeluarkan biaya USD 12,5 miliar, alasan utama Google mengakuisisi Motorola Mobility awal tahun ini adalah agar Google dapat segera memproduksi smartphone dan tablet untuk pertama kalinya. Tidak hanya itu, dengan mengakuisisi Motorola, dapat memberikan akses bagi Google untuk memiliki 17.000 hak paten mobile untuk meningkatkan daya saingnya agar bisa head to head melawan Apple di pasar smartphone dan tablet PC.
(***)
Image: macobserver.com













